Tragis! Wanita Tewas Ditabrak Kereta Api di Jalur Kebayoran Lama Jaksel

Kabar duka datang dari perlintasan kereta api di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Seorang wanita dilaporkan tewas ditabrak kereta api yang melintas di jalur tersebut pada Kamis siang, 1 Mei 2025, sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden tragis ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di dekat Jalan Raya Kebayoran Lama, Kelurahan Grogol Selatan. Identitas korban yang tewas ditabrak diketahui bernama Rini (38 tahun), seorang ibu rumah tangga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi mata, Bapak Heri (52 tahun), seorang penjual kopi di sekitar perlintasan, korban terlihat terburu-buru saat hendak melintasi rel kereta api. “Saya lihat ibu itu kayaknya mau cepat-cepat nyebrang, padahal keretanya sudah dekat banget bunyinya. Mungkin dia nggak lihat atau nggak dengar,” ujar Bapak Heri dengan wajah prihatin. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian nahas tersebut tidak dapat berbuat banyak dan hanya bisa menyaksikan korban tewas ditabrak kereta api yang melaju kencang.

Petugas kepolisian dari Polsek Kebayoran Lama yang tiba di lokasi setelah menerima laporan warga segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis Polres Metro Jakarta Selatan juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi korban dan mengumpulkan bukti-bukti terkait insiden tewas ditabrak ini. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dilakukan visum et repertum.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Agus Salim, menyampaikan rasa duka cita atas kejadian ini. Beliau mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel kereta api. Suara kereta api bisa datang dengan cepat dan seringkali tidak terduga,” kata Kompol Agus di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk proses selanjutnya. Insiden tewas ditabrak ini kembali mengingatkan akan bahaya perlintasan kereta api tanpa pengaman dan pentingnya kesadaran masyarakat akan keselamatan diri.