Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan aksi tawuran antar kelompok remaja dan melakukan sita sajam (senjata tajam) dari tangan mereka. Sebanyak lima bilah senjata tajam berbagai jenis berhasil diamankan dari sekelompok remaja yang kedapatan berkumpul dengan gelagat mencurigakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu malam, 11 Mei 2025, sekitar pukul 23.00 WIB.
Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Gunarto, penangkapan sekelompok remaja tersebut berawal dari adanya laporan warga yang resah dengan keberadaan sekelompok pemuda yang bergerombol di pinggir jalan dengan membawa senjata tajam. “Kami menerima laporan dari masyarakat tentang adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran. Tim patroli kami segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan mereka,” ujar Kompol Gunarto dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Senin siang, 12 Mei 2025.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil melakukan sita sajam berupa celurit, parang, dan beberapa jenis pisau lainnya dari tangan para remaja tersebut. Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan beberapa unit sepeda motor yang diduga digunakan para remaja untuk menuju lokasi tawuran. Sebanyak delapan orang remaja berusia antara 15 hingga 17 tahun turut diamankan dan dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami sangat prihatin dengan masih adanya aksi tawuran yang melibatkan remaja di wilayah Jakarta Pusat. Kami akan melakukan pendalaman terkait motif mereka dan dari kelompok mana saja mereka berasal,” lanjut Kompol Gunarto. Pihak kepolisian juga akan memanggil orang tua para remaja tersebut serta pihak sekolah untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.
Kompol Gunarto menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan tawuran guna mencegah terjadinya aksi kekerasan antar kelompok remaja. Ia juga mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak didik mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran. Aksi sita sajam ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Jakarta Pusat. Para remaja yang terbukti akan melakukan tawuran dan membawa senjata tajam akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
